Sekjen PA 212 Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

Gambar
BeritaHarianCampuran - Sekjen PA 212 Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng.  Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya sudah menetapkan Bernadus Doni alias Bernard Abdul Jabbar sebagai tersangka dalam kasus penculikan disertai penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah penyidik memeriksa Bernard hingga 12 jam lebih. "Nama sesuai KTP Bernadus Doni sudah ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada detikcom, Selasa (8/10/2019). Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Argo belum mengetahui apakah Bernard ditahan atau tidak. Sebab, surat penahanan disebutnya berada di tangan penyidik. "Saya cek dulu surat (penahananya) sudah ada atau belum," ungkap Argo. Diketahui, Bernard, yang juga Sekjen PA 212 , sudah diperiksa sejak Senin (7/10) siang. Statusnya kini berubah menjadi tersangka. Bernard diketahui memiliki peran mengintimidasi Ninoy Karundeng. P...

Rian D'Masiv Terlibat Cekcok Dengan Sang Bassist Di Atas Panggung

BeritaHarianCampuaran - Rian D'Masiv Terlibat Cekcok Dengan Sang Bassist Di Atas Panggung. Rian D'Masiv terekam sedang bertengkar di atas panggung dengan sang bassist, Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata.


Dalam video tersebut berawal dari Rian yang menghampiri sang bassist lalu terjadi pertengkaran diantara mereka.

Sang bassist, Rayyi sempat mendorong Rian hingga terpental sebelum dirinya melempar bassnya dan turun dari atas panggung.

Tak ada yang tahu apa yang membuat kedua orang ini berseteru di atas panggung, selang beberapa waktu Rayyi Dinata melalui akun instagram @raidinata update Instastory-nya yang menyebutkan 'megalomania'.

Entah siapa yang dimaksud Rayyi dalam Insta-storynya tersebut, tapi sebagian orang berspekulasi bahwa itu berkaitan dengan kejadian dirinya yang bertengkar di atas panggung dengan Rian.

Hal tersebut sempat membuat publik bertanya-tanya apakah megalomonia itu?

Dirangkum Tribunnews.com dari kompas.com, megalomania sebutan bagi orang yang ingin dihormati dan disanjung.

Sebaliknya, pengidap megalomania tidak mau dikritik atau dicela.

Menghadapi pengidap megalomania memang harus ekstra hati-hati.

Orang-orang dengan gangguan kepribadian tersebut mungkin secara umum tidak bahagia dan kecewa ketika mereka tidak diberi bantuan atau kekaguman khusus yang mereka yakini pantas mereka dapatkan.

Namun di balik topeng kepercayaan diri yang ekstrem ini terdapat harga diri yang rapuh yang rentan terhadap kritik sekecil apa pun.

Mereka mungkin menemukan hubungan mereka tidak terpenuhi, dan orang lain mungkin tidak menikmati berada di sekitar mereka.

Ciri-ciri megalomania

Ego tinggi, suka meremehkan orang lain, sombong, arogan, emosional,  kurangnya empati terhadap orang lain.

Selain itu, pengidap megalomonia memiliki perasaan yang meningkat akan kepentingannya sendiri, kebutuhan yang dalam akan perhatian dan kekaguman yang berlebihan.

Gangguan kepribadian

Mengagungkan diri sendiri secara berlebihan.

Menyebutkan bahwa megalomania termasuk narcissistic personality disorder (gangguan kepribadian narsisistik).

Sulit disembuhkan

Alasannya, pengidap megalomania sulit menerima kenyataan yang terjadi pada dirinya.

Misalnya kalah dalam pertandingan, tak begitu saja diterimanya.

Malah menuduh pihak lain yang bermain curang terhadap dirinya.

Kalaupun tetap dianggap kalah, pengidap megalomania merasa dirinya dizalimi.

Dengan demikian, pengidap megalomania tidak berjiwa besar, karena kebenaran hanya ada pada dirinya sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapolsek Jabar Kirimkan Miras Kepada Mahasiswa Papua Di Kota Bandung

Sudah Diawasi Dari Tahun 2018, Ini Jejak Digital Veronica Koman

Gerindra dan PKS Memberi Pembelaan Untuk FPI