Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Sekjen PA 212 Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

Gambar
BeritaHarianCampuran - Sekjen PA 212 Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng.  Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya sudah menetapkan Bernadus Doni alias Bernard Abdul Jabbar sebagai tersangka dalam kasus penculikan disertai penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah penyidik memeriksa Bernard hingga 12 jam lebih. "Nama sesuai KTP Bernadus Doni sudah ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada detikcom, Selasa (8/10/2019). Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Argo belum mengetahui apakah Bernard ditahan atau tidak. Sebab, surat penahanan disebutnya berada di tangan penyidik. "Saya cek dulu surat (penahananya) sudah ada atau belum," ungkap Argo. Diketahui, Bernard, yang juga Sekjen PA 212 , sudah diperiksa sejak Senin (7/10) siang. Statusnya kini berubah menjadi tersangka. Bernard diketahui memiliki peran mengintimidasi Ninoy Karundeng. P...

Fakta Demo Di Jakarta Yang Berakhir Ricuh

Gambar
BeritaHarianCampuran - Fakta Demo Di Jakarta Yang Berakhir Ricuh.  Demo menentang RUU kontroversial kembali berlanjut di depan gedung DPR pada hari ini, Senin (30/9/2019). Aksi ini diikuti beberapa pihak termasuk mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) dan kelompok buruh. Demo ini merupakan kelanjutan dari demo mahasiswa yang berlangsung pada tanggal 23-24 September lalu. Berikut rangkaian fakta seputar demo mahasiswa pada 30 September 2019 di Jakarta. Berikut Berberapa Fakta Yang Kami Sajikan : 1. Tuntutan Mahasiswa Dalam demo kali ini, mahasiswa masih mengusung tujuh tuntutan yang sebelumnya mereka gaungkan. Tapi ada satu poin baru yang ditambahkan yaitu terkait dengan rekan-rekan mereka yang terluka maupun meninggal dunia saat aksi demonstrasi. "Jadi kayak tuntutan RUU Pertanahan, untuk RKHUP sebenarnya juga kita melihat penundaan sudah cukup tapi idealnya di situ ada pencabutan draf dan dikaji ulang. Terus juga tuntutan terk...

Jadwal Demo Mahasiswa Akan Dibagi Dua, 30 September dan 1 Oktober 2019

Gambar
BeritaHarianCampuran - Jadwal Demo Mahasiswa Akan Dibagi Dua, 30 September dan 1 Oktober 2019.   Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan kembali turun ke jalan, Selasa (1/10/2019). Padahal sebelumnya, diagendakan pula sejumlah elemen mahasiswa di berbagai daerah akan melakukan aksi unjuk rasa hari ini, Senin (30/9/2019). Diketahui, 1 Oktober 2019 merupakan hari pelantikan anggota DPR RI terpilih untuk periode 2019-2024. "BEM SI turun tanggal 1 Oktober 2019," ujar Koordinator Media BEM SI dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI (STEI SEBI) Ghoziy Basir Amirulloh kepada Tribunnews.com, Minggu (29/9/2019). Senada dengan Ghoziy, Ketua BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Muhamad Abdul Basit mengatakan, BEM SI saat ini masih berpegangan dengan pernyataan dari Ketua DPR Bambang Soesatyo dimana tidak akan adanya pengesahan RUU hingga pelantikan anggota DPR periode selanjutnya. "Melihat dengan kondisi saat ini, di mana masih ad...

Parah, Polisi Lindas Peserta Aksi di Makassar Dengan Mobil Taktis

Gambar
BeritaHarianCampuran - Parah, Polisi Lindas Peserta Aksi di Makassar Dengan Mobil Taktis.  Aksi massa kembali terjadi di Kota Makassar sejak Jumat (27/9) siang dan berlangsung hingga Sabtu (28/9) dini hari. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, seorang peserta aksi terlihat dilindas oleh kendaraan taktis milik Polisi. Ribuan massa yang terdiri dari mahasiswa dan aliansi masyarakat sipil menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Jalan Urip Sumoharjo Makassar, pada Jumat siang. View this post on Instagram - Kejadian malam ini, di Jalan Urip Sumoharjo depan Nipah Mall, sewaktu aparat kepolisian membubarkan massa ada insiden seseorang tidak sengaja terjatuh saat berlari dan selang beberapa waktu datang mobil polisi melintas tepat di belakangnya, 27 September 2019 A post shared by INFO TABEDAENG (@infotabedaeng) on Sep 27, 2019 at 9:10am PDT Situasi masih kondusi...

Begini Respon Istana Perihal Mahasiswa Halu Oleo Kendari Yang Tewas Tertembak Saat Demo

Gambar
BeritaHarianCampuran - Begini Respon Istana Perihal Mahasiswa Halu Oleo Kendari Yang Tewas Tertembak Saat Demo.  Randi (21), mahasiswa Halu Oleo, Kendari, tewas tertembak saat mengikuti aksi unjuk rasa di DPRD Sultra. Istana menegaskan Presiden Jokowi sudah menekankan penanganan demo tidak boleh represif. "Tentu tadi presiden sudah menyampaikan bahwa dalam penanganan aksi harus menggunakan cara yang tidak represif tapi juga terukur. Itu prinsip dasar yang jadi pegangan, tentu jadi wilayah Kapolri untuk menindaklanjuti arahan Presiden," kata Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/09/2019). Ari enggan berbicara lebih jauh apakah akan ada evaluasi atas tindakan aparat kepolisian yang melakukan tindakan represif hingga menyebabkan kematian. Menurut dia, hal itu merupakan kewenangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menyampaikan. "Itu nanti dari Kapolri yang akan sampaikan," ujarnya. Seorang mahasi...

Pihak Kepolisian Mengamankan 5 Ambulan Di Pejompongan

Gambar
BeritaHarianCampuran - Pihak Kepolisian Mengamankan 5 Ambulan Di Pejompongan.  Polisi mengamankan lima ambulans di Pejompongan, Jakarta Pusat. Kelima ambulans diamankan karena diduga terkait dengan demo ricuh di sekitar DPR. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan ambulans tersebut kini berada di Polda Metro Jaya. Petugas yang ada di dalam ambulans pun ikut diamankan untuk dimintai keterangan. "Ya diamankan di Polda Metro untuk dimintai keterangan," kata Argo, Kamis (26/09/2019). Diduga, ambulans tersebut mengangkut batu dan bensin. Kelima ambulans tersebut diamankan pada Rabu (25/09/2019) malam di Jl Gatot Subroto, Pejompongan, Jakpus. Diketahui, demo di sekitar DPR diwarnai kericuhan sejak Rabu (25/09/2019) sore. Massa pelajar yang demo di depan gerbang DPR untuk memprotes RUU KUHP. Namun, massa melakukan pelemparan terhadap petugas kepolisian. Pagar gedung DPR pun sempat dirusak dan dibakar. Kericuhan kemudian menyebar ke beber...

Tidak Hanya Mahasiswa, Petani Juga Akan Demo di DPR

Gambar
BeritaHarianCampuran - Tidak Hanya Mahasiswa, Petani Juga Akan Demo di DPR.  Aliansi mahasiswa rencananya kembali menggelar demonstrasi di gedung DPR hari ini. Selain aliansi mahasiswa, massa petani juga bakal menggelar aksi di depan gedung DPR untuk menolak sejumlah rancangan undang-undang (RUU) yang dinilai bermasalah. "Di Jakarta kita akan melakukan aksi ke DPR mendesak penundaan RUU yang masih bermasalah," kata Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih, Selasa (24/9/2019). Adapun RUU yang dinilai bermasalah itu antara RUU Pertanahan, RUU Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan (SBPB), RUU Perkoperasian dan RUU Karantina. Massa juga menolak UU Sumber Daya Air yang baru saja disahkan DPR. "SPI telah memberikan pandangan dan sikap terkait RUU tersebut. Dalam RUU Pertanahan misalnya, beberapa ketentuan yang diatur dalam RUU tersebut justru bertentangan dengan amanat UUPA (Pokok-pokok Agraria) No 5 Tahun 1960. Seperti soal kewenangan hak penge...

DPR Tak Punya Empati Jika Mereka Tidak Segera Mengesahkan RUU P-KS

Gambar
BeritaHarianCampuran - DPR Tak Punya Empati Jika Mereka Mengesahkan RUU P-KS.  DPR dinilai toleran terhadap kekerasan seksual karena tak segera mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS). Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) justru menilai DPR tak punya empati terhadap korban kekerasan seksual. "Kata toleransi itu kan sebetulnya positif, ya, jadi nggak cocok kalau untuk sesuatu yang menurut kami itu hal yang buruk. Artinya, bukannya mereka menoleransi kekerasan seksual, tapi mereka justru tidak punya empati terhadap korban kekerasan seksual. Tidak punya rasa iba terhadap korban. Nggak punya hati lah ya mungkin," kata Komisioner Komnas Perempuan Mariana Aminuddin, Senin (23/09/2019). Mariana menganggap budaya kekerasan seksual masih dipelihara di Indonesia. Ia pun curiga ada hal lain yang membuat RUU P-KS tak segera disahkan. "Jadi kalau mereka menahan-nahan terus, itu jadi hal yang mencurigakan memang. Artinya ...

Seorang Remaja Tewas Dibacok Oleh Kelompok Tidak Dikenal

Gambar
BeritaHarianCampuran - Seorang Remaja Tewas Dibacok Oleh Kelompok Tidak Dikenal.  Seorang pelajar bernama Egi Hermawan (17) tewas dibacok sekelompok orang tak dikenal di Kota Yogyakarta sore tadi. Warga Dusun Sawit, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul ini tewas dengan luka parah pada bagian perut. Pantauan detikcom , lokasi pembacokan berada di sebelah timur sebuah swalayan Kelurahan Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta. Bahkan, bekas darah korban masih berceceran di trotoar yang berada di sebelah timur swalayan tersebut. Saat ini sebuah garis polisi sudah terpasang di lokasi kejadian. Seorang juru parkir swalayan di dekat TKP, Agus (48), menjelaskan, bahwa aksi pembacokan itu berlangsung cepat. Menurutnya, sebelum pembacokan tersebut sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara sekelompok orang dengan korban dan rekannya. "Jadi dari perempatan itu (simpang empat Jogokariyan) sempat ramai (terlibat cekcok) dan ada yang lari ke timur lalu dikejar sekelo...

Langit Merah Gelap Dan Berbahaya Karena Kabut Asap Yang Menyelimuti Jambi

Gambar
BeritaHarianCampuran - Langit Merah Gelap Dan Berbahaya Karena Kabut Asap Yang Menyelimuti Jambi.   Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat suasana di salah satu wilayah Jambi tampak mengerikan. Warna langit di Kabupaten Muaro Jambi berubah jadi merah, akibat sinar matahari yang terhalang pekatnya kabut asap. Fenomena langit merah itu terlihat sore hari ini di Muaro Jambi. Di pagi hari warna langit menguning, lalu kian merah saat sore. BMKG Jambi menilai fenomena langit yang menguning hingga memerah di Kabupaten Muaro Jambi itu merupakan akibat asap tebal yang menyelimuti wilayah itu. Kondisi itu menyebabkan sinar matahari tidak sampai ke bumi sehingga membuat langit terlihat menguning hingga memerah. Kondisi cuaca itu bisa kembali normal jika adanya hembusan angin kencang di sana. Kondisi asap yang masih menyelimuti beberapa daerah di Jambi itu juga baru dapat hilang setelah adanya guyuran hujan lebat yang turun di wilayah Jambi, terutama di wilayah lahan yang b...

Sopir Taksi Online Serbu Mal di Jaksel Karena Tak Terima Rekan Mereka Dianiaya

Gambar
BritaHarianCampuran - Sopir Taksi Online Serbu Mal di Jaksel Karena Tak Terima Rekan Mereka Dianiaya.  Ratusan sopir taksi online menggeruduk Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan. Aksi tersebut dipicu karena salah seorang sopir taksi online 'ditanduk' oleh seorang sekuriti mal tersebut. Aksi penggerudukan dilakukan sekitar pukul 23.30 WIB, Sabtu (21/9/2019). Aksi tersebut sempat membuat kondisi lalu llintas di depan Mal Kota Kasablanka macet. "Jadi mereka menyampaikan ke pihak Kokas jadi ramai-ramai ada sekitar 500 orang sudah kami fasilitasi dengan pihak Kokas," kata Kapolsek Tebet, Kompol Alam Nur saat dimintai konfirmasi, Minggu (22/9/2019). Alam menjelaskan, aksi penggerudukan itu dipicu cekcok antara salah seorang pengemudi taksi online dengan seorang sekuriti Mal Kota Kasablanka. Alam menyebut sekuriti inisial A menanduk mulut seorang sopir taksi online yang menurunkan penumpang di lobi Mal Kota Kasablanka. "Informasi masalahn...

Pelemahan Terhadap KPK Masuk Kedalam Radar Perserikatan Bangsa Bangsa

Gambar
BeritaHarianCampuran - Pelemahan Terhadap KPK Masuk Kedalam Radar Perserikatan Bangsa Bangsa. Pengesahan revisi UU KPK dianggap oleh sejumlah pihak sebagai bentuk pelemahan KPK. Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi akhirnya melaporkan kondisi lembaga antirasuah itu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Adalah mantan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho yang pertama kali mewacanakan untuk membawa situasi KPK ke PBB. Dia menganggap UU KPK yang sudah disahkan itu dapat mengganggu kerja KPK. Pria yang kerap disapa Econ ini menilai, Indonesia sebagai negara yang telah meratifikasi UNCAC (United Nations Convention Against Corruption) yang mandat dalam ratifikasi tersebut adalah pembentukan lembaga independen dalam pemberantasan korupsi. "Harapannya memberikan perhatian dan mempertanyakan ke pemerintah RI apa alasan paling urgen terkait revisi UU KPK yang dianggap mengganggu KPK," ujar Emerson, yang juga perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil kep...

Garuda Muda Pesta Gol Saat Melawan Kepulauan Mariana Utara

Gambar
BeritaHarianCampuran - Garuda Muda Pesta Gol Saat Melawan Kepulauan Mariana Utara.  Timnas Indonesia memetik kemenangan besar atas Kepulauan Mariana Utara di lanjutan Kualifikasi Piala Asia U-16. Garuda Muda menang 15-1. Dalam pertandingan di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (18/09/2019) malam WIB, Marselino Ferdinan membukukan lima gol, sementara Ahmad Athallah Araihan menyumbang empat gol. Gol tim asuhan Bima Sakti lainnya dibukukan oleh Ruy Arianto (dua gol), Wahyu Pratama (dua gol) dan Aditya Daffa (satu gol), Mikael Alfedo Tata (satu gol). Satu gol balasan Kepulauan Mariana Utara dicatatkan oleh Jim Kurt Maniago menjelang babak pertama selesai. Dengan kemenangan telak ini, Indonesia memuncaki klasemen Grup G Kualifikasi Piala Asia U-16 2020. Tim Merah-Putih mengumpulkan 6 poin, sama dengan China, tapi Timnas unggul selisih gol. Sementara itu, Kepulauan Mariana Utara menjadi juru kunci Grup G karena belum mengumpulkan poin dalam tiga laga. Babak Pertama...

Oknum Polisi Sekaligus Seorang Guru Ngaji Dilaporkan Karena Mencabuli Muridnya

Gambar
BeritaHarianCampuran - Oknum Polisi Sekaligus Seorang Guru Ngaji Dilaporkan Karena Mencabuli Muridnya.  Kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum polisi berinisial AS masih terus bergulir. Oknum polisi tersebut diketahui masih aktif berdinas di Mapolda Kaltim. Selain aktif sebagai aparat penegak hukum di institusi kepolisian, AS tersebut juga aktif sebagai guru ngaji yang khusus mengajarkan anak-anak. Menurut pengakuan warga sekitar yang tidak ingin disebutkan namanya, AS memiliki ratusan murid mengaji dan rata-rata masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Pria yang tidak ingin disebutkan namanya itu juga mengaku bahwa anaknya pernah menjadi murid dari Oknum Polisi itu. " Itu gurunya anak saya juga, dia itu ngajarkan anak-anak mengaji di rumahnya, cuman anehnya anak-anak itu diajarkan sampai malam bahkan pernah sampai jam 1 malam masih belajar," lanjutnya Setelah diketahui tindakan oknum Polisi yang juga sebagai guru ngaji itu, kini tak ada lagi anak-a...

Tito Akan Copot Kapolda Hingga Kapolsek Yang Gagal Atasi Karhutla

Gambar
BeritaHarianCampuran - Tito Akan Copot Kapolda Hingga Kapolsek Yang Gagal Atasi Karhutla.  Kapolri Jenderal Tito Karnavian membentuk tim dari unsur Itwasum dan Propam untuk mengecek penegakkan hukum jajarannya terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tito akan mencopot Kapolda hingga Kapolsek yang gagal mengatasi karhutla. "Kalau seandainya di Polda dari penilai ada yang tidak terkendali dan tidak ada upaya maksimal apalagi penangkapan nggak ada, out. Mau Kapolda, Kapolres, Kapolsek, out. Tim sudah dibentuk dan bergerak mulai hari ini," ujar Tito seusai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Novotel Pekanbaru, Riau, Senin (16/09/2019). Tito juga menjamin jajarannya yang berhasil dalam penegakkan hukum terkait karhutla mendapat penghargaan. "Kedua, seandainya mereka berhasil melakukan penangkapan, sesuai dengan gradenya beda-beda tiap Polda, kita berikan reward. Mau sekolah, promosi, termasuk KPLB. Sehingga dengan reward and punishment ini mereka ter...

Indonesia Akan Menjadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Bola Basket Pada Tahun 2023 Mendatang

Gambar
BeritaHarianCampuran - Indonesia Akan Menjadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Bola Basket Pada Tahun 2023 Mendatang.  Di sela-sela pertandingan final FIBA World Cup 2019 antara Argentina dan Spanyol yang berlangsung di Beijing, China, Minggu (15/9), Indonesia yang akan menjadi tuan rumah FIBA World Cup 2023 bersama Filipina dan Jepang, secara simbolis menerima bendera FIBA. Indonesia yang diwakili Erick Thohir sebagai anggota FIBA Central Board dan IOC didampingi Danny Kosasih, Ketua PB Perbasi menerima bendera FIBA dari Yao Ming dan Kobe Bryant. Erick dan Danny menerima bendera bersama perwakilan dari Filipina, Manuel Pangilinan serta wakil dari Jepang, Yuko Mitsuya. "Penyerahan bendera FIBA tersebut mengindikasikan bahwa Indonesia, dan juga Filipina serta Jepang, harus semakin intensif mempersiapkan diri untuk menggelar FIBA World Cup 2023. Fokus kami saat ini, mempersiapkan timnas yang bisa bersaing di level kejuaraan dunia," ujar Erick Thohir dari Beijing, Mingg...

Sudah Di Putuskan Bahwa KPAI Resmi Mencabut Permintaan Pemberhentian Audisi PB Djarum

Gambar
BeritaHarianCampuran - Sudah Di Putuskan Bahwa KPAI Resmi Mencabut Permintaan Menghentikan Audisi PB Djarum.  Polemik soal eksploitasi anak di audisi umum bulutangkis diselesaikan di meja mediasi. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan PB Djarum telah punya kesepakatan terbaik. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bertindak selaku mediator dalam penyelesaian polemik ini. Pencarian solusi ikut melibatkan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Kesepakatan ini dibacakan Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat, Kamis (12/09/2018). Poin kesepakatannya yakni KPAI sepakat mencabut surat yang meminta PB Djarum menghentikan audisi. Di sisi lain PD Djarum akan melanjutkan audisi pencarian bibit unggul atlet bulutangkis di Tanah Air. "Djarum Foundation, bahwa PB Djarum sepakat untuk mengubah nama yang semula Audisi Umum PB Djarum 2019 menjadi Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis, tanpa menggunakan logo, merek, dan b...

BEM UI-Trisakti Nyalakan Lilin Di KPK Sebagai Bentuk Tolak Revisi UU KPK

Gambar
BeritaHarianCampuran - BEM UI-Trisakti Nyalakan Lilin Di KPK Sebagai Bentuk Tolak Revisi UU KPK.   Puluhan mahasiswa Universitas Indonesia dan Universitas Trisakti menggelar aksi di depan gedung KPK. Mahasiswa menyalakan lilin sebagai bentuk penolakan terhadap revisi UU KPK. "Kami melihat adanya permasalahan revisi UU KPK dan adanya revisi UU KPK, kami hadir untuk bisa bermalam dan menandakan tanda bahaya karena Indonesia sedang dalam bahaya karena revisi UU KPK," kata Ketua BEM UI Manik di depan gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (11/09/2019). Aksi nyalakan lilin dimulai sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka menyalakan puluhan lilin dengan membentuk tulisan 'SOS' . Dalam aksinya, mereka juga menyampaikan tuntutan terkait proses seleksi capim KPK dan mencabut revisi Undang-Undang KPK. BEM UI berharap Presiden Joko Widodo dan DPR mengambil sikap tegas terkait masalah itu. "Menuntut presiden dan DPR RI berperan aktif dalam...

Timnas Indonesia Disoraki Pendukung Sendiri Usai Dibantai timnas Thailand

Gambar
BeritaHarianCampuran - Timnas Indonesia Disoraki Pendukung Sendiri Usai Dibantai timnas Thailand.  Para pemain Indonesia mendapat sorakan 'boo' dari para penonton di saat jumpa Thailand . Para fan kecewa dengan penampilan Tim Garuda yang takluk 0-3. Indonesia tampil mengecewakan saat berhadapan dengan Thailand di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa, (10/09/2019), pada laga lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Anak asuhan Simon McMenemy menelan kekalahan 0-3. Setelah mampu menahan tanpa gol Thailand di babak pertama, gawang Indonesia harus bobol di menit 55 lewat Supachok Sarachat. Tim tamu menjauh di menit ke-65 lewat penalti Theerathon Bunmathan. Wasit menunjuk titik setelah Supachok dilanggar oleh Andritany Ardhiyasa. Supachok benar-benar menjadi momok bagi gawang Indonesia pada laga ini. Ia mencetak gol penutup Thailand pada menit ke-73 menuntaskan umpan Theerathon. Saat kedudukan 0-3, para penonton yang hadir di Gelora Bung Karno...

Salut, Pejalan Kaki Ini Memaafkan Pemotor Yang Menyerangnya Di Trotoar

Gambar
BeritaHarianCampuran - Salut, Pejalan Kaki Ini Memaafkan Pemotor Yang Menyerangnya Di Trotoar.   Hinto akhirnya memaafkan HGT  (24), pemotor yang menyerangnya di trotoar di Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat. Hinto berdamai dan mencabut laporan terhadap pelaku soal kejadian itu. "Rencananya saya tetep cabut laporan sih atas nama pribadi saya. Ya karena saya ada rasa kasihan juga sama yang bersangkutan," kata Hinto kepada wartawan di Polres Jakpus, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (09/09/2019). Hinto  juga telah memaafkan pelaku. Alasannya, karena rasa kemanusiaan lantaran pelaku juga ternyata sudah berkeluarga dan punya anak. "Ya statement saya sih atas nama kemanusiaan aja lah, karena saya punya anak. Si pelaku juga punya anak," imbuhnya.  Hinto tidak mau memperpanjang persoalan itu karena pelaku sudah meminta maaf. Baginya kejadian pada Sabtu (07/09) lalu sudah selesai. "Selama si pelaku sudah meminta maaf, saya sih mau maafin....