Sekjen PA 212 Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

Gambar
BeritaHarianCampuran - Sekjen PA 212 Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng.  Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya sudah menetapkan Bernadus Doni alias Bernard Abdul Jabbar sebagai tersangka dalam kasus penculikan disertai penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah penyidik memeriksa Bernard hingga 12 jam lebih. "Nama sesuai KTP Bernadus Doni sudah ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada detikcom, Selasa (8/10/2019). Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Argo belum mengetahui apakah Bernard ditahan atau tidak. Sebab, surat penahanan disebutnya berada di tangan penyidik. "Saya cek dulu surat (penahananya) sudah ada atau belum," ungkap Argo. Diketahui, Bernard, yang juga Sekjen PA 212 , sudah diperiksa sejak Senin (7/10) siang. Statusnya kini berubah menjadi tersangka. Bernard diketahui memiliki peran mengintimidasi Ninoy Karundeng. P...

Tragis Nasib Guru Honorer Di Pandeglang Ini Tidak Hanya Tinggal Di WC, Ia Juga Digaji Hanya 350 Ribu/Bulan

BeritaHarianCampuran - Tragis Nasib Guru Honorer Di Pandeglang Ini Tidak Hanya Tinggal Di WC, Ia Juga Digaji Hanya 350 Ribu/Bulan. Nining Suryani, guru honorer SD Negeri Karyabuana 3, Pandeglang terpaksa manfaatkan toilet sekolah jadi bagian rumahnya sejak 2 tahun lalu. Sebab, dia tak ada pilihan lain setelah rumahnya yang lama hancur. 


"Kalau nempatin WC memang nggak boleh, kan ini dibangun di sebelahnya," ujar Nining kepada wartawan di Cigeulils, Pandeglang, Banten, Senin (15/7/2019).

NIning mengaku sempat putus asa menjadi honorer sejak 2004 di sekolah ini. Dia hanya mendapat upah Rp 350 ribu yang dibayarkan pertiga bulan. 


"Putus asa karena pemerintah nggak ada kebijakan buat saya, putus ada usia sudah tua bagaimana selanjutnya kalau nggak ada perhatian dari pemerintah," katanya. 

Dia masih menyimpan mimpi untuk diangkat oleh pemerintah menjadi PNS. Jika pun tidak, ia meminta pemerintah memberikan perhatian kepada para honorer. 

"Mau kecil, mau besar saya ikhlas terima," ujarnya. 

Untuk kebutuhan sehari-hari, ia menjual makanan kecil untuk murid-murid. Suaminya sendiri bekerja serabutan. Nining mengaku punya 2 anak. Satu sekolah di tingkat MTS dan satu kerja. 

"Anak harus sekolah terus, saya semangat untuk biaya sekolah. Harapannya pengin jadi anak pintar" katanya. 

Meski memanfaatkan toilet sekolah sebagai bagian dari rumahnya, Nining mengaku tidak terganggu. Ia memanfaatkan toilet untuk dijadikan dapur dan kebutuhan kakus. Sementara, ia memanfaatkan lahan di samping toilet untuk tinggal sehari-hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapolsek Jabar Kirimkan Miras Kepada Mahasiswa Papua Di Kota Bandung

Sudah Diawasi Dari Tahun 2018, Ini Jejak Digital Veronica Koman

Gerindra dan PKS Memberi Pembelaan Untuk FPI