BeritaHarianCampuran - Sekjen PA 212 Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng. Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya sudah menetapkan Bernadus Doni alias Bernard Abdul Jabbar sebagai tersangka dalam kasus penculikan disertai penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah penyidik memeriksa Bernard hingga 12 jam lebih. "Nama sesuai KTP Bernadus Doni sudah ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada detikcom, Selasa (8/10/2019). Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Argo belum mengetahui apakah Bernard ditahan atau tidak. Sebab, surat penahanan disebutnya berada di tangan penyidik. "Saya cek dulu surat (penahananya) sudah ada atau belum," ungkap Argo. Diketahui, Bernard, yang juga Sekjen PA 212 , sudah diperiksa sejak Senin (7/10) siang. Statusnya kini berubah menjadi tersangka. Bernard diketahui memiliki peran mengintimidasi Ninoy Karundeng. P...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Heboh, Wanita Telanjang Dada di Mal Bekasi
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
-
BeritaHarianCampuran - Heboh, Wanita Telanjang Dada di Mal Bekasi. Video yang menunjukkan seorang wanita bertelanjang dada di salah satu mal di Bekasi, Jawa Barat, bikin heboh. Pihak mal yang diduga menjadi lokasi aksi wanita tersebut telah memberi penjelasan.
"Sehubungan video yang telah beredar di social media dengan menampilkan wanita tengah bertelanjang dada di area Summarecon Mall Bekasi (SMB), berdasarkan pantauan di lapangan, wanita tersebut datang memasuki area SMB lengkap dengan mengenakan baju rapi," ujar Head of Corporate & Brand Communications Summarecon Mall Bekasi, Cut Meutia, dalam keterangannya, Kamis (22/8/2019).
Peristiwa itu disebut terjadi di Summarecon Mall Bekasi, Jalan Boulevard Ahmad Yani, Marga Mulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Sabtu (17/8). Namun, kata Meutia, wanita itu tiba-tiba melepaskan pakaiannya.
"Namun kemudian tiba-tiba tanpa terduga wanita tersebut membuka baju di dalam mal, lalu berjalan keluar di lobi Timesquare-The Downtown Walk," ujar Meutia.
Petugas keamanan pun mencoba memperingatkan wanita tersebut untuk mengenakan pakaiannya. Namun wanita itu disebut mengabaikan.
"Tim sekuriti SMB segera menghampiri dan mengarahkannya ke lobi The Oval serta meminta yang bersangkutan untuk segera mengenakan baju kembali. Namun, seperti yang terlihat pada video, wanita tersebut tidak menghiraukan dan tetap berjalan.
Pihak keamanan terus meminta wanita itu menggunakan pakaiannya hingga akhirnya wanita itu bersedia menggunakan pakaiannya lagi. Setelah itu, wanita tersebut diarahkan keluar dari mal.
"Sesaat kemudian wanita tersebut kembali diajak komunikasi dan akhirnya bersedia mengenakan kembali pakaiannya. Setelah itu tim sekuriti tetap mendampinginya hingga keluar area mal. Hingga saat ini, belum diketahui penyebab kejadian tersebut," ujar Meutia.
Belum diketahui identitas dan motif wanita tersebut melepas baju di dalam mal. Polisi mengatakan bakal mendalami peristiwa ini lebih dulu.
"Kami akan cek dalami dulu," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto.
Dalam video tersebut, tampak seorang wanita tanpa busana berkomunikasi dengan seorang petugas keamanan mal. Wanita itu hanya mengenakan celana berwarna hitam dan sepatu berwarna krem. Tangan kanannya tampak memegang ponsel dan tangan kirinya memegang pakaian berwarna biru.
Setelah terlihat berbicara dengan petugas keamanan, wanita itu berjalan di sepanjang area Downtown Walk, sementara petugas keamanan mengikutinya dari belakang. "Orang gila," terdengar suara dalam video itu.
BeritaHarianCampuran - Kapolsek Jabar Kirimkan Miras Kepada Mahasiswa Papua Di Kota Bandung. Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi meminta maaf atas insiden pengiriman miras (minuman keras) yang dilakukan Kapolsek Sukajadi Kompol Sarche Christiaty kepada mahasiswa Papua di Kota Bandung. "Saya mohon maaf ke mahasiswa Papua atas kejadian diduga anggota saya mengirim minuman ke rekan-rekan," ucap Rudy di Mapolrestabes Bandung , Jalan Jawa, Kota Bandung , Jumat (23/08/2019). Rudy mengatakan bidang Propam Polda Jabar sudah memeriksa Sarche. Rudy juga mengambil langkah untuk menonaktifkan Sarche dari jabatannya sebagai Kapolsek Sukajadi. "Itu sudah kita ambil langkah dari hasil pemeriksaan itu. Kita sepakat, saya putuskan bahwa yang bersangkutan kita nonaktifkan dari jabatannya, kita ganti sambil nunggu perkembangan penyidikan lainnya," kata Rudy. Pemberian miras sebanyak dua dus tersebut dilakukan Sarche ke asrama Papua di Bandung pada Kamis ...
BeritaHarianCampuran - Sudah Diawasi Dari Tahun 2018, Ini Jejak Digital Veronica Koman. Polda Jawa Timur sudah setahun belakangan memantau pergerakan aktivis isu Papua sekaligus pengacara kemanusiaan Veronica Koman di Jawa Timur. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyampaikan pihaknya mengawasi keberadaan Veronica di Jatim sejak Desember 2018. "VK (Veronica Koman) sangat aktif dan setiap kejadian kalau kita cek file di Jatim setiap ada kejadian terkait masalah Papua, yang bersangkutan selalu ada di tempat, seperti bulan Desember (2018)," kata Luki di Mapolda Jatim, Rabu (4/9). Desember 2018, Veronica memang berada di Jatim. Saat itu ia sebagai pendamping sekaligus kuasa hukum 300-an mahasiswa Papua yang tengah menggelar aksi peringatan ulang tahun Papua Barat ke-57 di Surabaya. Aksi tersebut berujung bentrokan antara mahasiswa Papua dengan sejumlah anggota ormas. Akibatnya 16 mahasiswa mengalami luka-luka. Buntutnya ratusan mahasiswa Papua kemudi...
BeritaHarianCampuran - Gerindra dan PKS Memberi Pembelaan Untuk FPI. Ormas Front Pembela Islam (FPI) mendapatkan dukungan dari Gerindra dan PKS setelah izin perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) mereka belum terbit. Gerindra dan PKS bulat menyatakan FPI tidak bertentangan dengan ideologi Pancasila. Minggu (28/7/2019), masa SKT FPI telah habis pada 20 Juni 2019 dan hingga kini pemerintah belum memberikan perpanjangannya. Selain karena sejumlah syarat belum terpenuhi, aktivitas dan rekam jejak FPI juga sedang dikaji. "Kemudian untuk FPI, organisasi ini kan sebenarnya izinnya sudah habis tanggal 20 Juni yang lalu, tapi sementara ini kan belum diputuskan ya izin itu dilanjutkan, diteruskan, diberikan atau tidak," kata Menko Polhukam Wiranto seusai rapat koordinasi terbatas (rakortas) tingkat menteri di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (19/7). "Kenapa kita belum memberikan karena kita masih mendalami, dilakukan suatu evaluasi dari akti...
Komentar
Posting Komentar
Berkomentarlah Dengan Bijak