Sekjen PA 212 Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

Gambar
BeritaHarianCampuran - Sekjen PA 212 Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng.  Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya sudah menetapkan Bernadus Doni alias Bernard Abdul Jabbar sebagai tersangka dalam kasus penculikan disertai penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah penyidik memeriksa Bernard hingga 12 jam lebih. "Nama sesuai KTP Bernadus Doni sudah ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada detikcom, Selasa (8/10/2019). Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Argo belum mengetahui apakah Bernard ditahan atau tidak. Sebab, surat penahanan disebutnya berada di tangan penyidik. "Saya cek dulu surat (penahananya) sudah ada atau belum," ungkap Argo. Diketahui, Bernard, yang juga Sekjen PA 212 , sudah diperiksa sejak Senin (7/10) siang. Statusnya kini berubah menjadi tersangka. Bernard diketahui memiliki peran mengintimidasi Ninoy Karundeng. P...

Siswi SMA Ini Berhasil Menciptakan Alat Pendeteksi Gula Darah

BeritaHarianCampuran - Siswi SMA Ini Berhasil Menciptakan Alat Pendeteksi Gula Darah. Diabetes merupakan salah satu penyakit yang diidap banyak masyarakat Indonesia. Melihat hal tersebut, Celestine Wenardy mengembangkan inovasi untuk membuat glukometer, alat yang mampu mengukur konsentrasi kadar gula darah tanpa harus melakukan pengambilan sampel darah.

Celestine Wenardy

"Jadinya pertama saya terinspirasi setelah membaca report dari World Health Organization (WHO) yang bilang bahwa diabetes menyebabkan sekitar 6 persen kematian di Indonesia, sayangnya angka ini terus naik dan menurut saya masalah ini banyak orang yang mengidap diabetes tidak terdiagnosa," tutur Celestine kepada detikHealth, Senin (26/8/2019).


Siswi yang masih duduk di kelas 2 SMA British School Jakarta ini mengatakan ia termotivasi untuk membuat alat pendeteksi glukosa yang murah agar bisa dijangkau oleh setiap lapisan masyarakat.

"Alat ini saya buat masyarakat umum. Saya membuatnya secara user friendly agar orang-orang yang tinggal di daerah terpencil atau lebih rural bisa memakai jadi bukan hanya dokter dan orang di perkotaan saja," tambahnya.

Niat mulianya tersebut membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Sebagai satu-satunya perwakilan dari Indonesia di Google Science Fair 2019, glukometer memenangkan The Virgin Galactic Pioneer Award.

"Saya mulai mengerjakan ini sekitar tahun lalu jadi sudah satu tahun. Tapi setelah ini saya nggak bakal berhenti. Saya akan terus mengembangkan alat ini," tutur gadis berusia 16 tahun ini.

Celine berharap agar kedepannya inovasi yang ia buat bisa diterima oleh banyak pihak. Saat ini, Celine sedang berada dalam tahap diskusi untuk mematenkan glukometer.(Slots Online Indonesia)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapolsek Jabar Kirimkan Miras Kepada Mahasiswa Papua Di Kota Bandung

Sudah Diawasi Dari Tahun 2018, Ini Jejak Digital Veronica Koman

Gerindra dan PKS Memberi Pembelaan Untuk FPI