Sekjen PA 212 Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

Gambar
BeritaHarianCampuran - Sekjen PA 212 Ditetapkan Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng.  Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya sudah menetapkan Bernadus Doni alias Bernard Abdul Jabbar sebagai tersangka dalam kasus penculikan disertai penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah penyidik memeriksa Bernard hingga 12 jam lebih. "Nama sesuai KTP Bernadus Doni sudah ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada detikcom, Selasa (8/10/2019). Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Argo belum mengetahui apakah Bernard ditahan atau tidak. Sebab, surat penahanan disebutnya berada di tangan penyidik. "Saya cek dulu surat (penahananya) sudah ada atau belum," ungkap Argo. Diketahui, Bernard, yang juga Sekjen PA 212 , sudah diperiksa sejak Senin (7/10) siang. Statusnya kini berubah menjadi tersangka. Bernard diketahui memiliki peran mengintimidasi Ninoy Karundeng. P...

Begini Respon Istana Perihal Mahasiswa Halu Oleo Kendari Yang Tewas Tertembak Saat Demo

BeritaHarianCampuran - Begini Respon Istana Perihal Mahasiswa Halu Oleo Kendari Yang Tewas Tertembak Saat Demo. Randi (21), mahasiswa Halu Oleo, Kendari, tewas tertembak saat mengikuti aksi unjuk rasa di DPRD Sultra. Istana menegaskan Presiden Jokowi sudah menekankan penanganan demo tidak boleh represif.



"Tentu tadi presiden sudah menyampaikan bahwa dalam penanganan aksi harus menggunakan cara yang tidak represif tapi juga terukur. Itu prinsip dasar yang jadi pegangan, tentu jadi wilayah Kapolri untuk menindaklanjuti arahan Presiden," kata Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/09/2019).


Ari enggan berbicara lebih jauh apakah akan ada evaluasi atas tindakan aparat kepolisian yang melakukan tindakan represif hingga menyebabkan kematian. Menurut dia, hal itu merupakan kewenangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menyampaikan.

"Itu nanti dari Kapolri yang akan sampaikan," ujarnya.

Seorang mahasiswa Halu Oleo, Randi (21), tewas saat mengikuti demo di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dokter sudah memastikan Randi tewas tertembak.

"Luka tembak," kata dokter yang memeriksa Randi, dr Yudhi Ashary, kepada wartawan di RS Ismoyo, Kamis (26/09/2019).

Sebelumnya, Randi diduga mengikuti aksi di depan DPRD Sultra. Selain Randi, ada satu mahasiswa lain yang kondisinya kritis dan dirawat di RS Bahteramas. (DETIK.COM).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapolsek Jabar Kirimkan Miras Kepada Mahasiswa Papua Di Kota Bandung

Sudah Diawasi Dari Tahun 2018, Ini Jejak Digital Veronica Koman

Gerindra dan PKS Memberi Pembelaan Untuk FPI